CUACA
A.
Cuaca
Cuaca adalah keadaan udara pada
suatu tempat dalam waktu tertentu.
Ilmu yang mempelajari cuaca : Meteorologi.
B.
Iklim
Adalah suhu rata-rata udara dalam
waktu yang lama pada daerah yang luas.
Ilmu yang mempelajari iklim
disebut Klimatologi.
Cuaca disebabkan oleh perubahan
udara disekeliling bumi saat udara memanas atau mendingin.
Cuaca sangat berperan penting dalam
kegiatan penerbangan dan pelayaran, karena ketika cuaca buruk kegiatan
penerbangan maupun pelayaran akan di tunda.

Awan berasal dari uap air yang
naik ke langit. Uap air terjadi karena adanya pemanasan matahari terhadap air
di bumi, seperti air kolam, air danau, air laut, dan air sungai. Makin naik ke
atas, suhu uap air makin turun sehingga air menjadi makin dingin. Akibatnya,
terjadilah titik-titik air. Titiktitik air ini kemudian saling menyatu dan
turun kebumi dalam bentuk hujan.
Macam-macam
cuaca
1. Cuaca Cerah
Cuaca
cerah adalah cuaca yang menunjukkan langit dalam kondisi terang, sinar matahari
memancar terang tetapi tidak begitu terasa panas, terdapat awan yang
berlapis-lapis tipis seperti bulu-bulu serat sutra halus.
Pada saat siang hari, awan ini terlihat berwarna putih bersih. Namun,
menjelang matahari terbit dan terbenam akan terlihat berwarna merah atau kuning
cerah. Angin berhembus semilir. Umumnya, hujan tidak akan turun pada saat cuaca
cerah.
2. Cuaca Berawan
Cuaca berawan adalah cuaca yang menunjukkan bahwa di langit banyak
terdapat awan. Awan merupakan kumpulan uap air yang terdapat di udara. Uap air
ini berasal dari air kolam, air danau, air laut, serta air sungai yang naik ke
atas dan bergabung dengan udara karena pengaruh panas matahari.
3. Cuaca Panas
Matahari menyinari bumi dan menghangatkan udara di sekeliling
bumi. Beberapa tempat di bumi menerima lebih banyak sinar matahari sehingga lebih
panas daripada tempat lainnya. Daerah tersebut sering disebut daerah
khatulistiwa. Indonesia adalah salah satu negara yang terletak di daerah khatulistiwa.
Oleh karena itu, hampir setiap hari cuacanya selalu panas.
Suhu di dataran rendah, umumnya berbeda dengan suhu di dataran
tinggi. Bila kita berada di dataran rendah, maka udaranya akan terasa panas. Sebaliknya,
jika kita berada di dataran tinggi, maka udaranya akan terasa sejuk.
4. Cuaca Dingin
Kondisi cuaca dipengaruhi oleh kelembapan udara, kecepatan angin,
dan suhu udara di suatu daerah pada waktu tertentu. Bila kelembapan udara tinggi,
angin bertiup kencang, dan suhu udara rendah, maka cuaca di daerah tersebut
pada waktu itu dapat dikatakan dingin.
5. Cuaca Berangin
Angin adalah udara yang bergerak. Udara bergerak dari daerah yang
bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah. Di waktu siang hari,
daratan lebih cepat panas daripada lautan sehingga tekanan udara di atas
daratan lebih rendah daripada tekanan udara di atas lautan. Akibatnya, angin
akan bertiup dari laut menuju ke daratan. Angin
tersebut dinamakan angin
laut.
Saat
cuaca berangin, langit biasanya tampak
agak
berawan, suhu udara rendah, dan angin bertiup
kencang
sehingga menerbangkan benda-benda
ringan
yang dilaluinya. Kadang-kadang tiupan angin
yang
sangat kencang dapat menumbangkan pohon
serta
merobohkan rumah di sekitarnya. Kecepatan
angin dapat diukur dengan alat yang
disebut anemometer.
6. Cuaca Hujan
Hujan berasal dari udara yang mengandung uap
air. Udara akan naik ke atas dan membentuk awan.
Makin ke atas, suhu uap air menjadi makin rendah.
Pada suhu tertentu, uap air akan mengembun menjadi
titik-titik air. Titik-titik air akan berubah menjadi
tetes-tetes air. Makin lama tetes-tetes air itu makin
berat dan akhirnya jatuh ke
bumi dalam bentuk hujan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar